Sejarah



Banyak misteri yang perlu diungkap dalam menggali sejarah Desa Kedungbetik Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang. Karena belum pernah ada penggalian sejarah pasti tentang keberadaan serta pemberian nama Desa Kedungbetik, kalau mungkin ada cerita tentang Desa ini, hal itu hanya berdasarkan beberapa cerita masyarakat terutama para sesepuh desa yang akhirnya dapat ditelusuri sejarah terbentuknya Desa Kedungbetik sebagaimana legenda yang berkembang di masyarakat yang antara lain sebagai berikut :


Pada sekitar tahun 1786 sampai tahun 1819 seseorang yang bernama Mbah Karsi beserta beberapa kerabatnya yaitu Mbah Gemblok dan Mbah Giman memasuki Desa ini dengan menebang pohon-pohon besar serta semak belukar (babat alas) dengan tujuan untuk ditempati. Sebelum mereka bertempat tinggal disebelah utara Desa ini tepatnya disebuah areal yang dikenal dengan legal Gunung Worong.


Setelah sekian lama waktu berjalan, ramailah Desa ini sehingga mereka memerlukan seseorang pemimipin Desa. Sebagai Kepala Desa pertama adalah Mbah Trunomejo yang membawahi 7 kelompok masyarakat yang ada disekitar Desa ini. Dan kelompok-kelompok itu akhirnya menjadi beberapa Dusun.


Tentang pemberian nama Kedungbetik berdasarkan cerita bahwa dahulu didesa ini terdapat sungai yang membujur kea rah timur dan didalam sungai itu ada kubangan besar dan orang-orang menyebutnya Kedung. Disekitar Kedung itu banyak hidup ikan yang bernama ikan Betik, maka untuk lebih dikenal desa disekitar sungai itu disebut sebagai Desa Kedungbetik.